“BANJIR BUKAN SEKEDAR TAKDIR, TAPI AKIBAT: ALAM RUSAK KARENA KAPITALISME, SOLUSINYA HANYA SYARIAH”
Oleh: Ali Akbar Albuthoni PENGANTAR Banjir bandang dengan daya rusak yang cukup parah kembali melanda beberapa titik di Sumatera. Rumah hanyut, sawah rusak, nyawa hilang. Namun, yang lebih menyedihkan dari air bah itu bukan hanya derasnya arus, tapi diamnya penguasa yang enggan menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional. Padahal semua orang tahu: air ini bukan datang tiba-tiba dari langit, tapi dari rakusnya...






